Arsip Blog

Bolehkah Satu Sembelihan Untuk Qurban dan Aqiqah

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang meniti jalan mereka hingga akhir zaman.

Mengenai permasalahan menggabungkan niat udh-hiyah (qurban) dan aqiqah, para ulama memiliki beda pendapat.

Pendapat pertamaUdh-hiyah (qurban) tidak boleh digabungkan dengan aqiqah. Pendapat ini adalah pendapat ulama Malikiyah, Syafi’iyah dan salah satu pendapat dari Imam Ahmad.

Alasan dari pendapat pertama ini karena aqiqah dan qurban memiliki sebab dan maksud tersendiri yang tidak bisa menggantikan satu dan lainnya. ‘Aqiqah dilaksanakan dalam rangka mensyukuri nikmat kelahiran seorang anak, sedangkan qurban mensyukuri nikmat hidup dan dilaksanakan pada hari An Nahr (Idul Adha).[1]

Al Haitami –salah seorang ulama Syafi’iyah- mengatakan, “Seandainya seseorang berniat satu kambing untuk qurban dan ‘aqiqah sekaligus maka keduanya sama-sama tidak teranggap. Inilah yang lebih tepat karena maksud dari qurban dan ‘aqiqah itu berbeda.”[2] Read the rest of this entry

Iklan

Nasi Kebuli Kambing Pakai Rice Cooker

Setiap kali ada stock daging kambing di dalam kulkas, aku selalu teringat untuk membuat nasi kebuli, seperti pada waktu ‘idul adha tempo lalu, daging kambing yang menjadi bagian keluargaku, aku masak semuanya dalam dua resep berbeda yaitu; nasi kebuli dan tongseng, akan tetapi kali ini aku akan berbagi resep nasi kebuli aja.

Sebenarnya bikin nasi kebuli itu gampang banget, soalnya aku masaknya menggunakan rice cooker, memang aslinya harus dibikin nasi aron dulu, kemudian dikukus, tapi kalau punya dua balita laki-laki  yang lagi aktif-aktifnya begini, pengennya masak yang super cepat, soal rasa, zauji sih bilangnya mantappp…! apalagi kalau ditambah acar nanas, hmm…segerr…! Makanya tak heran kalau aku bikin nasi kebuli, ia bisa berkali-kali nambah, lahap banget, ”wah..bisa-bisa aku jadi gemuk nih kalau dimasakin nasi kebuli kayak gini…!” candanya…

Read the rest of this entry