Monthly Archives: Juni 2012

Sebab-Sebab Lemah Iman

Sesungguhnya, lemah imam mempunyai sekian banyak penyebab, yang di antaranya bersatu dengan gejala-gejala lemah iman, seperti, terjatuhnya seseorang kepada kemaksiatan, dan kesibukannya dengan urusan dunia. Berikut ini adalah sebagian penyebab lemah iman dikaitkan dengan gejala-gejala lemah iman yang telah dipaparkan pada postingan yang telah lalu (Gejala-Gejala Lemah Iman).
Pertama: Jauh dari Iklim Keimanan dalam Waktu Yang Panjang

Hal ini merupakan faktor pendorong lemahnya keimanan di dalam diri, sebagaimana firman Allah ‘Azza wa Jalla:

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ(16)

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (Qs. Al-Hadid: 16)

Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa menjauhnya seseorang dari iklim keimanan dalam rentang waktu yang panjang akan memicu kelemahan iman di dalam hatinya. Misalnya, seseorang yang berpisah dengan saudara-saudaranya seiman sekian lama, karena dirinya bepergian, bekerja, atau yang lainnya, maka ia akan kehilangan  atmosfir keimanan yang sebelumnya benar-benar ia nikmati, dan hal itu sangat berpengaruh kepada keteguhan hatinya. Seorang Mukmin itu kecil bersama dirinya, dan besar bersama saudara-saudaranya, seperti kata Hasan Al-Bashri rahimahullah: “Saudara-saudara kita seiman lebih berharga dari pada keluarga-keluarga kita; Oleh karena, keluarga-keluarga kita mengingatkan kita terhadap urusan dunia, sedangkan saudara-saudara kita mengingatkan kita akan urusan akhirat.” Read the rest of this entry