Monthly Archives: Juni 2011

Hukum Membatasi Keturunan {KB}

Pada zaman sekarang ini begitu gencarnya pemerintah menggalakkan KB (Keluarga Berencana) dengan slogan 2 anak lebih baik, lantas para ibu-ibupun berbondong-bondong mendatangi tenaga kesehatan/bidan untuk memasang alat tersebut, padahal kalau ditelisik lebih dalam ternyata banyak ibu-ibu yang memutuskan ber-KB bukan karena alasan medis atau alasan yang dibenarkan syari’at, banyak ibu-ibu memutuskan ber-Kb karena ingin menjaga penampilannya, ingin bersenang-senang dan tidak ingin direpotkan dalam merawat anak, karena takut miskin, dan lain sebagainya. berikut ini saya postingkan fatwa para ulama terkait hal ini agar kita tidak salah langkah dalam mengambil keputusan, yang berakibat terperosoknya kita pada hal-hal yang diharamkan.  wal’iyadzubillah..

Oleh: Lajnah Da’imah Lil Ifta

Pertanyaan:

Apakah ada nash yang mengharamkan penggunaan obat-obatan seperti pil pencegah kehamilan? Bagaimana pendapat Syaikh tentang pembatasan keturunan (KB)? Apa ekses-ekses yang ditimbulkannya? Sesungguhnya jika kita melihat kepada alam saat ini kita temukan ledakan populasi penduduk yang luar biasa melebihi hasil kebutuhan pangan. Apakah boleh kita katakan bahwa ijma’ para ulama dan para dokter itu berlaku sebagaimana terjadi di masa generasi Sahabat. Jika hal itu benar, maka saya berharap penjelasannya lebih lanjut.

Jawaban: Read the rest of this entry

Iklan

Menghitung Hari di atas Ranjang Kematian

Seorang wanita itu menuliskan kisah hidupnya dengan tangannya sendiri. Ia menuturkan:

Tiada satu hari pun berlalu tanpa tangisanku. Dalam setiap hari yang aku jalani, berkali-kali terlintas dalam pikiranku untuk bunuh diri.

Hidup ini sudah tiada artinya lagi bagiku. Aku selalu mengangankan hadirnya maut setiap saat. Duh, seandainya aku tidak pernah dilahirkan, dan tidak mengenal dunia ini….

Kisahnya bermula bersama seorang teman wanitaku. Pada suatu hari, ia mengajakku ke rumahnya, sedangkan ia termasuk orang yang sering menggunakan internet. Terdoronglah aku untuk tahu dunia internet. Read the rest of this entry

Kesadaran Hati Seorang Anak Atas Kelalaiannya Terhadap Sang Ibu

Kepada yg tercinta, bundaku yg kusayang

Segala puji bagi Allah… yg telah memuliakan kedudukan kedua orang tua, dan telah menjadikan mereka berdua sebagai pintu tengah menuju surga.

Shalawat serta salam hamba -yg lemah ini- panjatkan keharibaan Nabi yg mulia, keluarga serta para sahabatnya hingga hari kiamat. Amin…

Ibu…

Aku terima suratmu yg engkau tulis dg tetesan air mata dan duka… aku telah membaca semuanya… tidak ada satu huruf pun yg aku sisakan. Read the rest of this entry

Rintihan Hati Seorang Ibu

Untuk anakku yang ku sayangi di bumi Alloh ta’ala

Segala puji ku panjatkan ke hadirat Alloh ta’ala, yang telah memudahkan ibu untuk beribadah kepada-Nya.

Sholawat serta salam, ibu sampaikan kepada Nabi Muhammad -shollallohu alaihi wasallam-, keluarga, dan para sahabatnya.

Wahai anakku…

surat ini datang dari ibumu, yang selalu dirundung sengsara. Setelah berpikir panjang, ibu mencoba untuk menulis dan menggoreskan pena, sekalipun keraguan dan rasa malu menyelimuti diri ini.

Setiap kali menulis, setiap itu pula gores tulisan ini terhalangi oleh tangis. Dan setiap kali menitikkan air mata, setiap itu pula, hati ini terluka.

Wahai anakku… Read the rest of this entry

NIQAB, SIMBOL KEMULIAAN SEORANG WANITA

 Oleh: Aisyah Ummu Haitsam

Niqab..

Jika ia adalah kewajiban..

Maka aku tlah mengenakannya..

Dan jika ia adalah keutamaan..

Maka aku bukanlah orang yang tidak butuh terhadap keutamaan..

Musuh-musuh islam berusaha memperdayaku..

Aku berteriak kepada mereka..tinggalkanlah aku..

Aku akan tetap dalam bentengku.. Read the rest of this entry

Bolehkah Wanita Yang Sedang Haidh Berdiam Diri Di Masjid?

Oleh: Syaikh Muhammad Shalih Al-‘Utsaimin

Bagaimana hukum seorang wanita berada di Masjid al-Haram, sedangkan dia dalam keadaan haidh, untuk mendengarkan hadits-hadits dan khutbah?

Jawaban Syaikh Utsaimin Rahimahullah: Read the rest of this entry

Akibat Mengerikan Bagi Orang Yang Melanggar Jalan Yang Diharamkan

Setiap orang yang berakal jangan sampai meniti suatu jalan sebelum dia mengetahui apakah jalan itu memberinya keselamatan atau bencana, atau bisa menghantarkannya ke tujuan tertentu, tujuan yang membuatnya selamat atau tujuan yang mencelakakan dirinya. Inilah jalan yang membawa kehancuran orang-orang terdahulu maupun sekarang, menghela orang yang menitinya ke tujuan yang buruk dan sumber kerusakan. Oleh karena itu Allah menjadikan ina sebagai jalan yang paling buruk. Firman-Nya,

ولا تقربوا الزنى إنه كان فاحشة وساء سبيلا (الإسراء: 32)

“Dan, janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk,” (Al-Isra’: 32) Read the rest of this entry