Monthly Archives: Februari 2011

Ketabahan Sejati Saat Pertama Kali Musibah Terjadi

Oleh: Aisyah Ummu Haitsam 

عن أنس رضي الله عنه قال: مر البي صلى الله عليه وسلم بامرأة تبكي عند قبر فقال :اتقي الله واصبري, فقالت: إليك عني, فإنك لم تصب بمصيبتي, ولم تعرفه, فقيل لها إنه النبي  صلى الله عليه وسلم فأتت باب النبي صلى الله عليه وسلم فلم تجد عنده بوابين, فقالت: لم أعرفك, فقال: إنما الصبر عند الصدمة الأولى. متفق عليه

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu dia berkata: telah lewat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  kepada seorang perempuan yang sedang menangis di samping kuburan, maka Rasulullah bersabda: “Bertakwalah engkau kepada Allah dan bersabarlah.” Perempuan itu berkata: “Menjauhlah engkau dariku, karena sesungguhnya engkau tidak tertimpa musibah sebagaimana musibah yang menimpaku.” (Anas berkata): Perempuan itu tidak mengenal beliau, lalu dia diberitahu bahwa yang barusan bicara itu adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian dia mendatangi pintu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan tidak didapati padanya penjaga pintu, maka perempuan itu berkata: tadi aku belum mengenalmu. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya kesabaran itu saat tamparan (musibah) pertama kali dirasakan. Mutafaqun ‘alaih. Read the rest of this entry

Anak Prasekolah Menguji Orangtua Dengan Membantah

Sikap membantah yang menjadi-jadi di usia prasekolah akan hilang dengan sendirinya bila orang tua tahu bagaimana menghadapinya secara tepat. “Dina, sudah jam empat, waktunya mandi!” seru Sari kepada anaknya yang berusia 4 tahun. Dina membalas, “Enggak mau ah. Aku kan tadi sudah mandi!” “Tadi itu mandi pagi, Dina!” “Tapi itu kan juga mandi! Aku enggak mau mandi lagi.” Wah, sebagai orang tua kita memang harus berusaha sabar menghadapi si prasekolah, karena jarang sekali mereka mau memenuhi permintaan orang tua tanpa argumentasi atau bantahan. Ery Soekresno, Psi., berkomentar, memang begitulah mereka; suka sekali membantah-suka sekali membangkang.

Namun menurutnya, hal ini bukan tidak ada penyebabnya. Ery menuturkan beberapa faktor yang bisa menjadi akar permasalahan kenapa si kecil sering kali menggerogoti kesabaran orang tuanya: Read the rest of this entry