Monthly Archives: Juni 2010

“KOK, DI PIPIMU ADA BERCAK MERAH SIH?”

Umumnya eksim di pipi bayi terjadi karena ia memiliki bakat alergi. Butuh penanganan yang baik agar tidak meluas.

Biasanya timbul rasa khawatir melihat kemulusan pipi bayi terganggu bercak berupa bulatan putih dengan pinggiran berbintik-bintik merah atau berbintil-bintil. Ada juga yang tampak seperti bercak berkerak, atau terlihat basah seperti lecet/keropeng. Meski sering dibersihkan, toh bercaknya tak kunjung hilang, bahkan malah meluas.

Kalangan awam sering menyebut bercak seperti itu dengan istilah eksim susu. Apa sih sebenarnya eksim susu? Mengapa dikatakan demikian? Apa memang gara-gara susu yang dikonsumsi bayi? Boleh jadi karena orangtua mengira bahwa sisa susu/ASI yang tertinggal di pipi bayilah penyebabnya. Akan tetapi jangan lantas menuduh bahwa eksim susu timbul gara-gara ASI, lo! Salah besar anggapan seperti itu. Bisa-bisa ibu lantas berpikir untuk tidak memberikan ASI kepada bayinya padahal ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi.

Dalam literatur kedokteran, secara eksplisit tidak pernah disebut istilah milk eczema atau eksim susu. Yang ada infantile eczema atau eksim pada bayi. Jenis eksim ini memang umumnya terjadi dimulai di pipi, tetapi jika sudah parah bisa saja mengenai bagian tubuh lainnya, terutama pada lipatan-lipatan seperti belakang telinga, leher, paha dan sebagainya.

Benarkah ASI penyebabnya? Read the rest of this entry