Arsip Kategori: Renungan
SURAT TERBUKA UNTUK SUAMI YANG BERPOLIGAMI
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً
“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bila mana kamu menikahinya), maka nikahilah wanita-wanita lain yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka nikahilah seorang saja”.
Poligami itu adalah syari’at yang ‘adil… kebijaksanaan yang diperhitungkan… dan kemaslahatan yang kuat… Allah yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui telah mensyari’atkannya… Allah yang Maha Mengetahui apa yang ada didalam lubuk hati manusia… Dia sangat mengerti jiwa-jiwa hamba-Nya… Dia Maha mengetahui kemaslahatan mereka… Dia maha Mengetahui apa yang dapat membuat mereka bahagia… Dialah Sang Pencipta makhluk : Allah yang lebih mengetahui apa yang baik bagi mereka…
قال تعالى: أَلا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَ هُوَ اللَّطِيفُ
Allah berfirman: “Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui; dan Dia Maha Halus lagi Maha mengetahui”.
*** Renungan Bagi Seorang Suami ***
(Sebagai solusi agar selamat dari tidak berbuat zhalim sebelum terjadi) Read the rest of this entry
_*_Serial Kisah Penggugah Jiwa_*_ Masuk Islamnya Seorang Pemudi Rusia Penganut Kristen Ortodoks {Episode:4}
Ke Bandara
Ketika aku naik mobil, aku berkata kepada sopirnya dengan menggunakan bahasa Rusia; “ke bandara, Pak supir!” Aku telah mengenal bahasa Rusia sedikit-sedikit. Tapi istriku berkata: “Tidak, kita tidak pergi ke bandara. Kita akan pergi ke kampung ‘anu’.”
“Kenapa tidak ke bandara? Bukankah kita mau pergi dari negeri ini?” tanyaku heran.
Ia menjawab: “Benar. Tapi, jika keluargaku mengetahui pelarianku ini, mereka akan langsung mencari kita ke bandara. Maka sebaiknya kita pergi ke kampung ‘anu’ dulu.”
Ketika kami sampai di kampung yang ia sebutkan, kami pun turun, lalu naik mobil lagi, kemudian turun, dan naik mobil lagi yang ketiga kalinya, serta naik lagi menuju salah satu kota yang memiliki bandara internasional. Ketika kami sampai di bandara itu, kami tak bisa langsung terbang ke negeri kami. Ada gangguan teknis yang cukup lama, sehingga kami perlu menginap dan menyewa sebuah kamar terlebih dahulu.
Setelah kami berada di kamar dan merasa nyaman, istriku melepas mantelnya. Kulihat ia, ya Allah, tak ada satu pun anggota tubuhnya yang selamat dari noda darah; kulitnya terkelupas, darah di sekujur tubuhnya telah mengering, rambutnya rontok, serta bibirnya membiru…. Read the rest of this entry
_*_Serial Kisah Penggugah Jiwa_*_ Masuk Islamnya Seorang Pemudi Rusia Penganut Kristen Ortodoks {Episode:3}
Kunjungan Pedih
Setelah urusan paspor kami selesaikan, kami langsung berangkat untuk mengunjungi keluarganya. Tak lama, kami sampai di rumahnya. Lalu kami mengetuk pintu rumahnya; sebuah rumah sederhana yang sudah tua. Dilihat dari bentuknya, cukuplah menandakan penghuninya termasuk golongan menengah ke bawah. Pintu pun dibuka oleh kakak laki-lakinya, yang nampak berotot kuat. Istriku begitu gembira bertemu dengannya, lalu ia membuka penutup wajahnya, seraya menyunggingkan senyumnya!
Namun kakaknya, sejak pertama kali melihat istriku, terlihat jelas pada mukanya rona bergantian; antara gembira atas kepulangan adiknya, juga perasaan aneh karena melihat pakaian serba hitamnya yang menutupi seluruh tubuhnya. Masuklah istriku sambil tersenyum, dan merangkul kakaknya. Aku pun turut masuk di belakangnya, kemudian duduk sendirian di ruang depan rumah itu.
Istriku masuk ke ruang tengah. Kudengar mereka bercakap-cakap dengan bahasa Rusia, yang tetap tak kumengerti. Namun, kuperhatikan tekanan suaranya mulai terdengar mengencang!! Nadanya pun berubah!! Terdengar teriakan!! Semuanya meneriaki istriku!! Sedang istriku membela diri, dan menjawab teriakan mereka. Aku merasa keadaannya kian memburuk! Namun, aku tak bisa bertindak apapun, karena tak bisa mengikuti percakapan mereka sama sekali… Read the rest of this entry
_*_Serial Kisah Penggugah Jiwa_*_ Masuk Islamnya Seorang Pemudi Rusia Penganut Kristen Ortodoks {Episode:2}
Di Rusia
Khalid bercerita: “Ketika kami turun di bandara, aku menyangka kami akan pergi ke rumah keluarganya, dan tinggal bersama mereka. Kemudian setelah selesai urusan, barulah kami pulang kampung. Namun, pemikiran istriku ternyata jauh dari dugaan. Ia malah berkata: ‘Keluargaku adalah kaum Ortodoks yang fanatik terhadap agamanya. Aku tak akan pergi untuk menemui mereka sekarang! Untuk sementara kita menyewa kamar sebagai tempat tinggal, lalu kita menyelesaikan pengurusan paspor. Menjelang pulang, baru kita mengunjungi keluargaku.’
Kurasa pikirannya benar juga; maka kami menyewa sebuah kamar dan tinggal di sana. Besoknya, kami pergi ke kantor imigrasi. Kami menemui seorang pegawai. Dan pegawai itu meminta paspor lama disertai photo istriku. Istriku lalu mengeluarkan photo hitam putih, yang hanya menampakkan wilayah muka saja.
Pegawai itu berkata: “Photo ini berbeda dengan photo yang ada di paspor lama. Kami minta photo berwarna, yang menampakkan wajah, rambut, dan leher Anda!!… Read the rest of this entry
_*_Serial Kisah Penggugah Jiwa_*_ Masuk Islamnya Seorang Pemudi Rusia Penganut Kristen Ortodoks {Episode:1}
PROLOG
Penuturan kisah ini bukanlah untuk membangkitkan rasa sentimentil kalian, tidak pula untuk melemahkan kekuatan kalian, atau mengaduk-aduk emosi kalian. Sekali-kali tidak! Namun, penuturan kisah ini agar kalian mengerti bahwa Islam membutuhkan para pemberani yang siap menjaganya, mau berkorban untuknya, rela meremukkan tempurung kepala mereka demi kejayaannya, serta siap menumpahkan darah dan berpisah dengan raga mereka.
*-* Episode Satu *-*
Seorang pemudi Rusia (sebut saja namanya Fulanah), ia berasal dari keluarga Kristen Ortodoks yang sangat fanatik terhadap agama Nashrani. Suatu hari, seorang pengusaha Rusia mengajak serta pemudi tersebut bersama beberapa wanita muda lainnya untuk berangkat ke negara teluk, dalam rangka berbelanja barang-barang elektronik, yang kelak akan dijual kembali di Rusia. Itulah penawaran resmi si pengusaha yang disepakati pula oleh para wanita itu…
Ketika mereka telah sampai di tempat tujuan, tiba-tiba pengusaha itu menyeringai menunjukkan gigi taringnya, dan mulailah menawarkan kepada mereka sebuah pekerjaan mesum, disertai berbagai rayuan yang mempesona; seperti harta yang melimpah, relasi yang luas, serta iming-iming menggoda lainnya. Hingga, banyaklah di antara para wanita itu yang terjerat rayuannya. Namun, tidak demikian dengan wanita Ortodoks yang sangat fanatik kepada agamanya itu; Ia menolaknya mentah-mentah.
Pengusaha itu hanya tertawa menanggapi penolakannya, dan ia berkata kepadanya: “Kamu wanita yang terlantar di negeri ini, serta tidak memiliki apa-apa kecuali baju yang kamu pakai. Dan aku takkan memberikan apapun kepadamu.” Read the rest of this entry
Bincang-Bincang tentang Hukum Facebook
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.
Para pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah Ta’ala. Belakangan ini di antara kita pernah mendengar mengenai fatwa haramnya Facebook, sebuah layanan pertemanan di dunia maya yang hampir serupa dengan Friendster dan layanan pertemanan lainnya. Banyak yang bingung dalam menyikapi fatwa semacam ini. Namun, bagi orang yang diberi anugerah ilmu oleh Allah tentu tidak akan bingung dalam menyikapi fatwa tersebut.
Dalam tulisan yang singkat ini, dengan izin dan pertolongan Allah kami akan membahas tema yang cukup menarik ini, yang sempat membuat sebagian orang kaget. Tetapi sebelumnya, ada beberapa preface yang akan kami kemukakan.Semoga Allah memudahkannya.
Dua Kaedah yang Mesti Diperhatikan Read the rest of this entry
Dunia Hanya Untuk 4 golongan Manusia
وَأُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا فَاحْفَظُوهُ قَالَ مَا نَقَصَ مَالُ عَبْدٍ مِنْ صَدَقَةٍ وَلَا ظُلِمَ عَبْدٌ مَظْلَمَةً فَصَبَرَ عَلَيْهَا إِلَّا زَادَهُ اللَّهُ عِزًّا وَلَا فَتَحَ عَبْدٌ بَابَ مَسْأَلَةٍ إِلَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ بَابَ فَقْرٍ أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا وَأُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا فَاحْفَظُوهُ قَالَ إِنَّمَا الدُّنْيَا لِأَرْبَعَةِ نَفَرٍ عَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ مَالًا وَعِلْمًا فَهُوَ يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ وَيَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ وَيَعْلَمُ لِلَّهِ فِيهِ حَقًّا فَهَذَا بِأَفْضَلِ الْمَنَازِلِ وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ عِلْمًا وَلَمْ يَرْزُقْهُ مَالًا فَهُوَ صَادِقُ النِّيَّةِ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِي مَالًا لَعَمِلْتُ بِعَمَلِ فُلَانٍ فَهُوَ بِنِيَّتِهِ فَأَجْرُهُمَا سَوَاءٌ وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ مَالًا وَلَمْ يَرْزُقْهُ عِلْمًا فَهُوَ يَخْبِطُ فِي مَالِهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ لَا يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ وَلَا يَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ وَلَا يَعْلَمُ لِلَّهِ فِيهِ حَقًّا فَهَذَا بِأَخْبَثِ الْمَنَازِلِ وَعَبْدٍ لَمْ يَرْزُقْهُ اللَّهُ مَالًا وَلَا عِلْمًا فَهُوَ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِي مَالًا لَعَمِلْتُ فِيهِ بِعَمَلِ فُلَانٍ فَهُوَ بِنِيَّتِهِ فَوِزْرُهُمَا سَوَاءٌ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Saya akan menceritakan kepada kalian suatu hadits maka hafalkanlah. Dunia itu diperuntukkan empat golongan manusia”:
Pertama: “Seorang hamba yang Allah berikan rizki berupa harta dan ilmu (agama) dan (dengan ilmu dan harta) bertaqwa kepada Rabbnya, menyambung tali silaturahmi dan beramal dengan sebenar-benarnya karena Allah. Ini merupakan kedudukan yang paling mulia lagi tinggi.” Read the rest of this entry

















